Tari Bedhaya Ketawang diperagakan oleh sembilan orang penari wanita yang berbusana, tata rias serta gerak tarian yang sama. Kualitas gerak halus cenderung lembut atau pelan dan diiringi Tari tunggal ini dibawakan sendiri pada Kamis malam, 15 Juli 2004. Min Tanaka mencoba mengungkapkan hakikat seni tari bukan melalui penyajian gerak yang disusun berdasarkan asas estetika bentuk tari, namun menekankan pada eksplorasi energi dan potensi batin yang diartikulasikan dalam pementasan. Tari ini merupakan repertoar tari yang digunakan untuk menegaskan kedudukan Gusti Nurul melalui ketrampilan dan eksistensinya dalam menari bedhaya. Gaya Penyajian. Tari Bedhaya Bedhah Madiun di Mangkunegaran secara struktural memiliki kemiripan dengan tari bedhaya gaya Yogyakarta. Kemiripan struktur sajian dapat dilihat dari struktur gending Hasil penelitian mengungkapkan ciri spesifik bentuk penyajian tari Ratoeh Jaroe pada sanggar Budaya Aceh Nusantara (BUANA) yang diciptakan oleh Khairul Anwar pada tahun 2008, serta judul tarian ini diciptakan oleh Khairul Anwar pada tahun 2011. Tari Ratoeh Jaroe ditarikan oleh sebelas penari wanita. Analisis data yang dilakukan secara kualitatif yaiyu mereduksi data, menyajikan data, dan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh dengan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan Perkembangan Bentuk Penyajian Tari Tenun Troso di Kabupaten Jepara (Tahun 2011-2019) yang meliputi : (1) Tari Tenun Troso telah mengalami tiga periode yaitu Vay Tiền Nhanh Ggads.

tari bedhaya bentuk penyajian secara